WELCOME MY BLOG. Blog For Share you Knowledge and Experience, Ilmu yang Bermanfaat ialah Ilmu yang dapat Dibagi

BTemplates.com

About

Footer Widget 3

ruminabe. Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 1

Texts

Mengenai Saya

Foto saya
Indonesia
Hi, Saya Lulusan S1 Ekonomi dan sekarang Seorang Karyawan Swasta yang bekerja penuh semangat, dan punya cita-cita yg mulia untuk berbagi Ilmu dan Pengalaman Kepada Sesama. Sekian Terimakasih. :)
Powered By Blogger

Footer Widget 2

Translate

Pages

Menu

Blogger templates

Blogger news

Selasa, 29 Januari 2013

Manfaat Dan Jenis-jenis Keju








Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya

Keju mengandung kalsium, protein, dan fosfor dalam jumlah banyak karena keju merupakan konsentrat dari susu.
  • Kandungan protein dalam 100 gr keju jenis cottage mampu mencukupi kebutuhan harian sebesar 25%. Profil asam aminonya juga lengkap termasuk jenis BCAAs (isoleucine, leucine, dan valine) sehingga berperan dalam sintesis protein untuk pembangun jaringan otot, metabolisme sel-sel tubuh, dan tulang.
  • Kaya riboflavin yang bermanfaat membantu metabolisme karbohidrat dan menjaga kesehatan membran mukosa.
  • Kaya vitamin B12 dan asam folat dalam keju yang bermanfaat membantu sintesa DNA, pematangan sel-sel darah merah, dan menjaga fungsi syaraf.
  • Kaya vitamin B6 yang membantu metabolisme asam amino dan lemak, menjaga sistem syaraf dan kesehatan kulit.
  • Kaya vitamin A yang penting bagi indra penglihatan, kesehatan kulit, jaringan permukaan, dan perlindungan terhadap infeksi.
  • Kaya selenium yang penting untuk sintesa suatu enzim antioksidan.
  • Kaya fosfor yang bermanfaat sebagai pembentuk ATP untuk produksi energi, pembentuk tulang dan gigi, dan keseimbangan asam basa.
  • Kaya kalsium yang penting untuk pembentukan tulang dan gigi, pembekuan darah pada luka, menjaga fungsi syaraf, otot, dan irama jantung.
  • Beberapa studi juga membuktikan jika konsumsi keju dapat mencegah kerusakan gigi.
  • Keju juga mengandung tryptophan, sejenis asam amino yang mampu meredakan stress dan membantu tidur.
  • Kandungan kalori dan karbohidratnya juga sangat rendah sehingga cocok sebagai makanan diet.
Namun keju juga kaya akan lemak jenuh yang tidak sehat bagi tubuh. Apakah lemak jenuh keju ini meningkatkan resiko penyakit jantung masih belum terbukti, bahkan pada para konsumen keju terbanyak di Perancis dan Yunani sekalipun. Diyakini kebiasaan minum anggur merah oleh warga Perancis-lah yang menjadi faktor penetralisir kelebihan kalori dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Disarankan untuk membatasi konsumsi keju sebanyak 57 gr seminggu. Atau pilihlah jenis keju yang rendah/ bebas lemak atau keju kedelai atau almond. 
 
Jenis-jenis Keju

Keju dibedakan dalam beberapa kategori yang terdiri atas : umur, tekstur, metode pembuatan, kandungan lemak, jenis susu, dan asal negara/ daerah pembuatan. Namun pembagian tersebut tidak mutlak karena beragamnya jenis keju.

Menurut ahli makanan Barbara Ensrud, keju dibagi atas : keju segar (fresh); keju whey; keju pasta filata; keju semi-lunak; keju semi-keras; keju keras/ tua; keju krim; keju setengah matang; keju blue vein (berjamur); keju susu sapi, kambing, atau domba; keju berbau kuat; dan keju siap olah.

Yang tergolong keju segar, whey, dan stretched curd diantaranya :
  • Keju cottage, yaitu keju segar tanpa bahan tambahan yang mudah basi, harus disimpan dalam lemari pendingin. Keju cottage merupakan keju terbaik dalam hal nilai nutrisinya. Tinggi protein kasein, rendah karbohidrat dan lemak (hanya 5%). Cocok untuk salad buah dan sayuran.
  • Mozzarella, keju lunak Italia yang aslinya berasal dari susu kerbau liar. Mengandung 22% lemak dan bersifat spesifik langsung meleleh ketika dipanggang. Cocok untuk topping pizza atau campuran fritata.
  • Ricotta, keju lunak Italia bertekstur sangat rapuh dari whey susu sapi. Mengandung 13% lemak. Berkombinasi rasa gurih dan lezat beraroma harum. Cocok untuk aneka masakan pasta seperti lasagna dan spaghetti.
Keju yang digolongkan berdasarkan teksturnya diantaranya adalah :
  • Edam, keju Belanda populer bertekstur keras dan beraroma mirip kacang. Kemasannya terbungkus lapisan sejenis lilin berwarna merah. Mengandung 28% lemak. Cocok untuk campuran kue kering (cookies) atau taburan hidangan panggang.
  • Parmesan, keju bertekstur keras dari Parma, Italia berbentuk silinder warna kuning muda. Beraroma tajam karena proses pemeraman yang lama (14-48 bulan). Cocok sebagai keju parut, taburan pizza, sup maupun aneka pasta. Kandungan lemak 26%.
  • Cheddar, keju Inggris paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Rasanya lezat dengan aroma tidak terlalu tajam. Cocok untuk masakan apa saja seperti casseroles, sup, isi sandwich dan salad. Mengandung lemak 33% dengan masa pemeraman 9-24 bulan.
  • Emmenthal, keju keras Swiss yang cukup populer. Jika dipotong akan terlihat lubang-lubang yang terbentuk selama proses fermentasi. Banyak disuka karena lembut dan kaya aroma. Cocok sebagai table cheese dimakan dengan anggur merah.
Keju yang masuk kategori blue-vein atau berdasarkan umur keju diantaranya adalah :
  • Camembert, keju lunak Perancis dari susu sapi yang diperam dengan jamur selama 3 minggu. Sangat lembut dan creamy dengan warna kuning pucat. Mengandung 24% lemak. Bisa langsung dimakan dengan roti, daging, atau red wine. Juga sebagai table cheese dan campuran omelette, isi souffle, pancake atau apple pie.
  • Brie, keju lunak Perancis dari susu sapi yang diperam minimal 1 minggu. Kulit luar berwarna kuning pucat, sedikit abu-abu karena lapisan jamur, dengan bagian dalam lembut meleleh. Lapisan jamurnya dapat dimakan (tidak untuk dibuang). Aromanya tajam dan kandungan lemaknya 28%. Cocok untuk salad, dan dimakan dengan buah olive atau pickle.
Sedangkan keju berdasarkan kandungan/ isi, contohnya adalah Cream Cheese yaitu keju lunak berasa sedikit asam dari susu sapi yang diperkaya dengan cream. Cream cheese mengandung 45% lemak, double cream cheese 60% lemak, dan triple cream cheese 75% lemak. Keju ini cocok sebagai hidangan penutup, misalnya cheese cake, pengisi pie, atau dimakan bersama buah-buahan.

Keju siap olah (processed cheese) terbuat dari keju tradisional dan garam pengemulsi, kadang ditambah susu, garam, bahan pengawet, dan pewarna makanan. Keju ini tergolong murah dan dapat mencair dengan lembut. Biasa dijual dalam kemasan utuh atau lapisan dan kemasan botol semprot.

Tersedia juga jenis keju kedelai (soy cheese) dan keju almond (almond cheese) yang dikonsumsi karena diet, vegetarian, penderita lactosa intolerance atau alergi susu hewani, atau penderita saluran pencernaan. Keju kedelai sangat rendah lemak (8%), bebas kolesterol, sumber protein kedelai dan isoflavone. Namun beberapa merek keju kedelai tidak sepenuhnya bebas kandungan hewani karena ada yang mengandung kasein. Keju kedelai tidak terlalu berbau khas keju kecuali ketika sedang dimasak/ dicairkan.

Senin, 21 Januari 2013

Kek Batik Coklat





Bahan-bahan :

  • 300 gram biskut marie - dipatah 4
  • 200 gram milo
  • 250 gram susu pekat
  • 2 biji telur
  • 3 sudu besar planta / butter
Cara membuat :
  • Satukan semua bahan di dalam kuali kecuali biskut marie
  • Kacau hingga semua bahan sebati 
  • Gunakan api yang paling kecil
  • Kacau lagi hingga bancuhan coklat menjadi pekat
  • Bila bancuhan dah jadi pekat dan likat, masukkan biskut marie
  • Kacau lagi hingga biskut tersalut dengan coklat (hati-hati semasa mengaul, jangan sampai biskut hancur)
  • Curahkan kek batik ke dalam loyang yang telah disalut dengan kertas minyak atau plastik 
  • Ratakan dan tekan kek batik semasa kek batik masih panas supaya ianya mampat
  • Masukkan dalam peti ais atau pun biarkan ia sejuk barulah buleh di potong - kalau disejukkan semalaman dalam peti ais akan memberikan hasil yang memuaskan

Kamis, 15 November 2012

Tips Membuat Brownies Kukus



 Jika Anda ingin membuat Brownies Kukus sendiri di rumah, Anda perlu perhatikan beberapa tip berikut ini agar Brownies Kukus Anda matang dengan suskes:
1. Jumlah takaran bahan-bahan yang digunakan selalu harus tepat.
2. Cara mengocok adonan harus benar. Kocok terlebih dahulu telur dan gula pasir dengan arah yang sama hingga adonan mengembang dan mengental dan dengan kecepatan yang konstan.
3. Pastikan wadah untuk mengocok bersih dan kering, Usahakan wadah yang digunakan terbuat dari logam, agar waktu pengocokkan menjadi lebih cepat berbusa dan mengembang.
4. Cairkan dark coklat dengan menggunakan api yang sedang, agar tidak gosong.
5. Jangan lupa mengayak tepung terigu terlebih dahulu dengan menggunakan spatula untuk menghasilkan tepung terigu yang halus, sehingga adonan nanti tidak berserat dan tidak bergumpal pada saat di kukus.
6. Masukkan adonan tepung terigu, coklat bubuk, margarin, susu bubuk dan dark coklat yang dicairkan ke dalam adonan tadi dengan speed tinggi agar hasilnya bisa mengembang dengan sempurna dan tidak keras pada saat di kukus.
7. Gunakan loyang yang bersih dan kering.
8. Jangan lupa mengolesi margarin pada loyang dan berilah kertas roti di atas loyang, hal ini dilakukan agar kue brownies tidak lengket pada loyang saat di kukus.
9. Panaskan air hingga mendidih dan kukus adonan brownies tadi dengan api yang sedang agar brownies tidak bergelombang dan matang merata pada saat di kukus.
10. Jangan lupa bungkus tutup panci dengan menggunakan lap kering agar air tidak menetes pada saat di kukus.
11. Setelah Brownies kukus matang, maka angkatlah segera agar brownies tidak berair dan agar teksturnya tidak lembek.
12. Brownies kukus yang sudah matang sebaiknya jangan di diamkan terlalu lama (bagian bawah brownies akan basah karena adanya uap air).
13. Jangan melepaskan kertas roti apabila adonan kue brownies belum benar- benar dingin karena ini akan menyebabkan sisi bronies rusak dan hancur.

Rabu, 15 Agustus 2012

Cara Membuat Kue 8 Jam









Bahan:

- 12 butir telur bebek
- 14 gr gula pasir
- 175 gr susu kental manis
- 25 gr margarin, dilelehkan
- 1 bungkus bubuk agar-agar putih

Cara membuat:
1. Kocok telur dan gula hingga larut, lalu disaring
2. Masukkan susu, agar-agar, dan margarin, kocok sebentar
3. Olesi loyang persegi 15 cm dengan margarin, lalu tuang adonan ke dalamnya
4. Kukus adonan selama 8 jam dengan api kecil, hingga cokelat dan matang
5. Kue 8 jam siap dihidangkan untuk 20 potong (Berbagai sumber)

Kamis, 26 Juli 2012

Cara Membuat Kue Lapis Legit Lampung




Bahan :
10 btr telur
250 gr gula pasir
100 gr mentega ( dilelehkan )
1 sdt vanili
tepung terigu 1 sdm
susu bubuk 3 sdm ( bs diganti susu kental manis)

cara membuat :
kocok mentega,gula,vanili hingga setengah mengembang,masukkan tepung terigu,susu dan mentega,aduk hingga rata.Olesi loyang dengan mentega.Tuang satu sendok sayur keloyang,oven dengan api bawah.setelah agak kecoklatan,tuang satu sendok sayur lagi,oven dengan api atas.Tunggu hingga agak kecoklatan dan menggelembung,keluarkan,tekan2,lapisi kembali dengan satu sendok sayur,lakukan sampai adonan habis.